Tuesday, April 9, 2013

Komitmen Indonesia dalam Asean Plus

0 comments

Indonesia kembali menyampaikan komitmennya dalam dunia pendidikan untuk tingkat ASEAN plus 3 negara tambahan, yaitu Cina, Jepang, dan Korea Selatan. Pertemuan yang diadakan di Bangkok, Thailand, pada 17-20 Januari 2012 ini dihadiri delegasi Indonesia yang diwakili Staf Ahli Mendikbud Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan, Taufik Hanafi; Kepala Biro Kerja Sama Luar Negeri, Ananto Kusuma Seta; dan Kepala Pusat Penelitian Kebijakan, Bambang Indriyanto.

Pertemuan internasional ini terdiri dari tiga pertemuan, yaitu SEAMEO High Officials Meeting (SEAMEO HOM) ke-34, ASEAN Senior Officials Meeting on Education (ASEAN SOM-ED) ke-6, dan ASEAN Plus Three Senior Officials Meeting on Education (ASEAN+3 SOM-ED) ke-2. Dalam ketiga pertemuan tersbeut, masing-masing negara sepakat berkomitmen untuk melaksanakan Develop and Implement ASEAN Plus Three Scholarship Programme, ASEAN Plus Three University Games, dan ASEAN Plus Three Computer Games pada kedua fase Strategic Schedule (2010-2013 dan 2014-2017). Selain itu, disepakati juga untuk menyelenggarakan Symposium on Sustainable Agriculture for ASEAN Plus Three Universities pada tahun 2013 oleh SEAMEO BIOTROP.

Saat ini Indonesia masih menduduki keanggotaan dari SEAMEO Executive Committee Meeting. Menurut agenda, pertemuan internasional tersebut akan dilaksanakan pada April 2012. Adapun komposisi negara peserta SEAMEO Executive Committee adalah negara tetap. Selain itu sisanya adalah negara yang telah, sedang, dan akan menjadi ketua SEAMEO Executive Committee, ditambah dengan dua negara terpilih, dengan masa keanggotaan dua tahun.

Lebih rinci, pada sesi pleno, Indonesia melaporkan program dan kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan terkait dengan Project 8: Inter-country schooling programme for stateless and undocumented children (program sekolah untuk anak-anak tanpa kewarganegaraan dan tidak terdokumentasi), dan Project 10: Education in emergencies and disaster preparedness (pendidikan tanggap darurat dan bencana).

Dalam kesempatan yang sama, peneliti Indonesia, Ancilia Yinny Sakanti Irwan, dari Fakultas Psikologi Universitas Katolik Atma Jaya, Indonesia, meraih SEAMEO JASPER Research Award dengan penelitiannya yang berjudul “Improving School Readiness through Early Childhood Education in Rural Areas of Indonesia”. Pemberian Penghargaan SEAMEO JASPER Research Award diserahkan langsung oleh Menteri Pendidikan Thailand.

Indonesia juga menawarkan undangan bagi Plus Three Countries untuk mengirimkan para mahasiswanya guna mengikuti program Darmasiswa, serta menyampaikan komitmen untuk menyelenggarakan 11th ASEAN Student Exchange Programme pada tahun 2012.

Pertemuan ini juga memberikan kepercayaan kepada Indonesia untuk menyelenggarakan East Asia Summit Senior Officials Meeting on Education untuk yang pertama kalinya. Sebagai pendahuluan bagi pertemuan tersebut, diadakan East Asia Summit Education Ministers Meeting (1st EAS EMM) di Yogyakarta pada minggu pertama bulan Juli 2012 atau antara tanggal 17-19 Juli 2012.


Related Articles:

Leave a Reply

Arsip Website

 
Guru Indonesia © 2011 Grade science & World Sharings. Supported by Google docs viewer

Thanks for All friends